Semalam saya telah melakukan pembunuhan… Kecoak di rumah saya yang jadi korbannya. Siapa suruh tuh kecoak mampir-mampir ke kamar saya? Awalnya saya biarkan saja, bentar lagi juga dia pergi. Eh, dia malah ngelunjak. Dengan santainya dia mondar-mandir kayak model catwalk. Ya sudah, saya tiban saja pake ganjelan pintu (don’t try this at home).
Dari dulu saya memang tidak suka dengan serangga yang satu ini. Lebih tepatnya jijik. Dari baunya saja saya sudah bisa mendeteksi keberadaannya. Paling sebel kalau sudah terbang-terbang, karena menjadi sangat tidak terkendali. Dan ternyata teman-teman saya juga banyak yang tidak suka dengan kecoak. Katanya, bawaannya pengen mukul kalau ketemu. Malangnya nasibmu kecoak… jiwamu selalu terancam
Tidak perduli pria atau wanita, kebanyakan orang memang memiliki ketakutan terhadap hewan tertentu. Kecoak adalah salah satu hewan yang banyak ditakuti. Hewan lainnya yaitu cicak, kodok, ular, laba-laba, ayam, dan bahkan kucing, hewan yang saya anggap lucu dan menggemaskan.
Saya sendiri hanya takut sebal dengan kecoak. Dengan hewan lainnya saya tidak takut. Dulu waktu masih kuliah, beberapa kali kodok masuk ke dalam kost-an saya. Kalau sudah begitu, pasti saya yang disuruh teman-teman untuk menyingkirkan kodok tersebut, karena saya memang tidak takut dengan kodok. Bahkan dengan ular pun saya berani (asal tidak menggigit ya) :p
Ada teman saya yang takut dengan banyak jenis hewan. Bahkan dengan karet gelang pun takut (saya tidak habis pikir kenapa). Ketakutannya yang berlebihan itu bisa berbahaya bagi dirinya dan orang lain. Pernah suatu hari ketika sedang menyetir mobil, dia berhenti tiba-tiba hanya karena ada cicak di dekat kakinya. Untung saja mobilnya belum masuk jalan raya. Karena bisa saja saking paniknya, bukannya menginjak rem malah menginjak pedal gas sehingga bisa terjadi kecelakaan.
Banyak orang takut pada hewan tertentu tanpa alasan yang jelas. Tetapi ketakutan saya pada kecoak sangat beralasan (membela diri nih ye :p). Saya jijik dengan kecoak karena hewan tersebut jorok, kotor, bau, dan membawa penyakit. Berikut adalah beberapa fakta mengenai kecoak :
- Kecoa adalah kaum omnivora yang bisa memakan feses, lem, sisa makanan, organisme mati (termasuk mayat manusia), bahkan keturunannya sendiri
- Kecoak bisa menghasilkan 40 ekor kecoak junior dalam satu bulan
- Kecoak memiliki kemampuan bertahan di segala macam kondisi ekstrim. Kecoak lebih tahan terhadap radiasi dibandingkan makhluk lain di planet ini
- Kecoak mampu bertahan hidup tanpa kepala hingga satu bulan, sebelum akhirnya mati kelaparan. Kecoak tidak membutuhkan kepala untuk bernafas, bahkan otak sebagai alat kontrol tubuhnya. Kehilangan kepala tidak membuatnya kehilangan darah
Saya percaya Allah SWT menciptakan suatu makhluk dengan tujuan dan maksud tertentu. Setiap makhluk yang diciptakan pasti ada gunanya. Dan ternyata hewan yang bagi kebanyakan orang dianggap menjijikkan ini banyak juga manfaatnya. Berikut adalah beberapa manfaat dari kecoak :
- Kecoak merupakan bagian dari rantai makanan
- Kecoa memiliki sifat antibiotik yang kuat. Kecoa sering hidup dalam lingkungan yang tidak sehat dan tidak higienis, dimana mereka menghadapi berbagai jenis bakteri. Oleh karena itu mereka mengembangkan pertahanan untuk melindungi diri terhadap mikroorganisme
- Umumnya, kecoa dijadikan bahan tes ketepatan dosis obat anti serangga
- Kecoa dipakai sebagai pendeteksi bom. Hal ini karena kecoa memiliki susunan syaraf yang lebih kompleks dan kemampuan memori yang tinggi
- Para ilmuwan di india yg sedang mengembangkan teknologi jantung buatan menggunakan jantung kecoak sebagai model, sebuah prototype yg dihasilkan mampu memberikan sebuah jantung buatan yang lebih murah dan lebih bisa diandalkan untuk dicangkok dibanding dengan jantung buatan yang sekarang ada. Kunci utama jantung buatan tersebut berkaitan dengan sistem pernafasan kecoak yang sangat unik. Kecoak memiliki 13 bilik pemompa darah, sedang manusia hanya memiliki 4. Jantung kecoak yang memiliki 13 bilik membuatnya mampu untuk tetap bertahan meskipun salah satunya mengalami kegagalan
- Kecoak ternyata mengandung protein tinggi. Cara memasaknya, cabut dulu semua kaki dan sayapnya. Potong bagian kepala, dan buat irisan di tengah badan. Lalu siap dimasak

Kecoak goreng. Ada yang berani coba?
